Jember  (25/3). Peristiwa tindak asusila dalam dunia pendidikan jember sedang berada pada posisi darurat, selama periode awal tahun 2017 Polres Jember telah menangani 5 (lima) kasus tindak asusila, dari oknum guru sampai dengan tindakan asusila yang dilakukan siswa tersendiri.
maraknya kasus asusila oleh pelajar dan guru dijember tidak   terlepas dengan perkebangan zaman yang serba bebas,  dimana semua hal negatif dapat terakses begitu mudahnya, sementara guru serta orangtua selama ini kurang waspada dalam mengawasi perilaku menyimpang dari anak anak didik.  selama ini orang tua dan guru menganggap tanda tanda penyimpangan sebagai kondisi yang lumrah, karena mereka percaya bahwa anak telah dibekali pemahaman tentang ilmu agama sehingga diyakini tidak akan melakukan perbuatan asusila.

ajaran serta pemahaman nilai agama yang selama ini dianggap orang tua dan guru mampu  memagari anak dari perilaku tindak kejahatan nampaknya kurang berperan baik. dari sekian banyak pelaku kejahatan asusila justru dilakukan oleh mereka yang umumnya sudah fasih dalam mengaji dan mengerti antara hal baik serta tidak baik.

Senada dengan hal itu, Isa Mahdi DPRD Jember Komis D Meberikan pernyataanya melalui telvon ”

tindakan asusila yang dilakukan guru dan pelajar  di jember berada pada posisi warning lampu merah,  memprihatinkan Jember kedepan
ujar habib isa sapaan akrabnya.

Legislator dari partai Hanura ini menebahkan “

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

selama ini banyak pelajar yang telah dibekali ilmu agama. salah satu contoh kasus yakni di Bangsalsari dimana para pelaku itu telah fasih dalam mengaji dan meraka mengerti salah baiknya dari prilaku, tapi mereka bertindak salah bukan karena kurangnya pemahaman nilai ajaran agama, tetapi kurangnya pengawasan dari guru dan orang tuanya.

 

diakhir tanggapnya habib isa menghimbau kepada seluruh stakeholder di Jember agar berperan aktif dalam menjaga kualitas pendidikan di Kabupaten Jember sehingga generasi muda dalam jangka waktu 10-20 tahun jember kedepan akan tumbuh menjadi insan yang lebih bermanfaat bagi masyarakat,  tak lagi terjumus pada perilaku negatif dengan harapan supaya iklim sosial di Kabupaten Jember menjadi lebih tentram dan Kondusif (Anw)

By Pijar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *