Foto : Acara yudisium secara online


Penapijar.com – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jember (UNEJ) sukses selenggarakan yudidium pararel. Acara yang digelar di Ruang Aula Alfarabi gedung H Lantai 3 tersebut mengukuhkan lulusan program pasca sarjana dan sarjana periode ke II selama tiga sesi yakni pada tanggal 25-27 Maret 2021 melalui media daring.

Kegiatan yang dihadiri oleh susunan lengkap pimpinan tertinggi di Fakultas Keguruan tersebut berhasil mengukuhkan dan mengesahkan lulusan sarjana dan megister.

Acara yang berlangsung hikmat tersebut juga sangat meriah tatkala menghadirkan penyanyi yang juga merupakan mahasiswa dari fakultas penghasil guru tersebut.

Data yang didapat dari Surat Keputusan (SK) Dekan menyebutkan yudisium program Sarjana dan program Magister periode II FKIP UNEJ TA 2020/2021 Sarjana tersebut meluluskan sebanyak 156 mahasiswa.

Dengan rincian mahasiswa yang di yudisium yakni dari jurusan pendidikan MIPA program magister Pendidikan Matematika sebanyak 5 orang, program magister Pendidikan IPA sebanyak 10 orang, program studi (Prodi) pendidikan Matematika 15 orang, prodi Pendidikan Fisika 6 orang, prodi Pendidikan Bilogi 11 orang, prodi Pendidikan IPA 2 orang.

Jurusan ilmu pendidikan dari prodi Pendidikan Masyarakat (PENMAS) 4 orang, prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) 17 orang, dan dari prodi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebanyak 5 orang.

Selanjutnya jurusan Pendidikan IPS dari program magister Pendidikan IPS 1 orang, prodi Pendidikan Ekonomi (PE) 15 orang, prodi Pendidikan Sejarah 15 orang.

Terakhir jurusan Bahasa dan Seni dari prodi Pendidikan Bahasa Inggris 33 orang, prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) 11 orang.

Lebih lanjut yudisium ini Dekan FKIP Prof. DrBambang Soepeno, M.Pd, berpesan untuk para yudisium untuk membawa nama baik FKIP dan berharap nantinya mahasiswa memiliki mental yang kuat jika berhadapan dengan masyarakat.

“Nantinya semoga para yudisium ini membawa nama baik FKIP, dan jika nantinya ada hal – hal yang kurang baik jangan sampai ke-repost ke luar” Jelasnya

Penulis : Dwi Ilma Damayanti

Editor : Achmad Fuji Asro