Aliansi BEM-Fakultas Universitas Jember saat sesi audiensi (Foto : Doc/Pijar)


Penapijar.com – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (BEMF) Universitas Jember mengunjungi Rektor di ruang sidang gedung rektorat lantai 2. Audiensi dari aliansi BEMF ini dihadiri langsung oleh Iwan Taruna selaku rektor  Universitas Jember, didampingi oleh wakil rektor 1 Prof. Slamin, M. Comp.Sc.,Ph.D. Biro Akademik Dulkhalim, S.H.,M.H. Kabag Kemahasiswaan Anang Ardian Riza, S.H. dan beberapa staf lainnya Selasa(4/5/2021).

Sedangkan dari Aliansi BEMF diwakili oleh 12 ketua BEM Fakultas, antara lain Ketua BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Pertanian, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Teknik, Fakultas Teknologi Pertanian, dan Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi. Secara offline.

Fakultas Farmasi, Fakultas Keperawatan, Fakultas Ilmu Komputer, Fakultas Kesehatan Masyarakat, dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA). Secara online via Google Meet.

Ada 6 pokok pembahasan yang diangkat dalam forum diskusi tersebut,  diantaranya:

  1. Evaluasi perkuliahan daring dan Kejelasan sistem perkuliahan semester depan.
  2. Perubahan status UNEJ menjadi BLU
  3. Ketidakjelasan informasi mengenai persyaratan dan mekanisme Bantuan UKT.
  4. Sistem Pendanaan Ormawa
  5. Implementasi kebijakan Kampus Merdeka
  6. Urgensi Kekosongan BEM dan BPM Universitas Jember.

Mohammad Hidayatullah selaku ketua BEM FKIP Universitas Jember menuturkan bahwa tujuan audiensi dari aliansi BEM-F ini adalah menyampaikan aspirasi mahasiswa Unej, tidak ada kepentingan lain selain memperjuangkan hak-hak dan kesejahteraan mahasiswa.

Adanya audiensi ini tidak kemudian kita anggap buruk ya, pengertian Audiensi sendiri kan kunjungan kehormatan. Disini, aliansi BEMF hanya ingin menyampaikan keresahan dan permasalahan yang dihadapi mahasiswa melalui proses diskusi dialogis dengan pimpinan Universitas Jember. Tentunya, harapan besarnya dapat memunculkan solusi bersama.

“Dan audiensi ini merupakan langkah awal kami untuk membuka pintu komunikasi produktif kepada Rektorat. Artinya, audiensi selesai bukan berarti 6 pokok permasalahan tadi juga ikut selesai. Tetap nantinya akan kami follow up kedepannya untuk menjadi pengawalan bersama”. Ujar mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Untuk hasil dari audiensi masih disusun bersama, jadi ditunggu saja nanti akan kami share kepada teman-teman semua.

Penulis : Imroatul Azizah

Editor : Achmad Fuji Asro