OPINIPIJAR.COM – Sampah masih menjadi persoalan lingkungan yang tidak akan ada habisnya, bisa jadi karena selama manusia masih hidup mereka akan selalu menghasilkan sampah. Sampah sendiri sering dianggap sebagai sesuatu yang menjengkelkan, kotor, bau, sulit terurai dengan tanah, tidak sedap dipandang, dan bahkan dapat menyebabkan bencana banjir. Sampah memiliki berbagai macam bentuk seperti sampah berbentuk padat dan cair. Maka dari itu, sebaiknya langkah awal yang dapat dilakukan adalah mengenali berbagai jenis sampah di lingkungan sekitar, kemudian mengelompokkannya, mana yang masih bisa didaur/diolah karena bisa jadi di dalam sampah tersimpan banyak kegunaan. Jika kita mau memanfaatkan sampah dengan baik mungkin sampah dapat menghasilkan sesuatu yang dapat kita manfaatkan dan mungkin dapat mendatangkan penghasilan (uang).

Daur ulang (recycle) merupakan sebuah proses menjadikan suatu bahan bekas atau sampah menjadi bahan baru yang memiliki manfaat bagi kehidupan. Daur ulang dapat menjadikan sampah menjadi sesuatu yang berguna, mengurangi penggunaan bahan baku baru, mengurang polusi dan kerusakan lahan bahkan dapat mengurangi emisi gas rumah kaca dibandingkan dengan proses pembuatan barang baru. Jadi, penerapan daur ulang sampah merupakan upaya dalam mengurangi tumpukan sampah disekitar.  Faktor-faktor yang biasanya, mempengaruhi jumlah sampah seperti jumlah populasi/masyarakat, sistem pengumpulan atau pembuangan sampah yang digunakan kembali, faktor geografis, faktor sosial ekonomi dan budaya, jenis sampah dan kemajuan teknologi. Biasanya, sumber sampah dikelompokkan dalam berberapa kategori, yaitu pemukiman penduduk. Biasanya, jenis sampah yang dihasilkan berupa bahan-bahan sisa dari pengolahan makanan atau sampah basah (garbage), sampah kering (rubbish), dan abu (ashes). Sampah dari permukiman penduduk disebut juga sampah rumah tangga. Tempat umum dan tempat pedagangan/pasar biasanya tempat tersebut memiliki potensi cukup besar dalam memproduksi sampah. Biasanya, jenis sampah yang dihasilkan seperti berupa sisa-sisa makanan (sampah basah), sampah kering, abu, kaleng, dan jenis sampah lainnya.

Bahwa biasanya, sampah anorganik (kering) lebih mudah untuk dibuat aneka kreasi daur ulang. Mungkin salah satu sampah anorganik yang mudah didaur ulang adalah plastik.  Selama  ini plastik yang  telah  tidak  dipakai  lagi  dibuang  begitu  saja,  yang  akhirnya  akan  mencemarkan lingkungan. limbah  plastik  termasuk  limbah yang  sulit  diurai,  membutuhkan  waktu  yang  lama  untuk terurai menjadi  tanah. Limbah plastik biasanya, diolah menjadi beraneka ragam barang kerajinan yang menarik dan bemanfaat serta bernilai jual tinggi karena memiliki tekstur dan warna yang berbeda. Menurut saya, cara mengolah dan pembuatannya yang mudah maka memungkinkan siapa saja bisa melakukannya. Sampah kertas pun dapat didaur ulang menjadi sebuah kerajinan yang menarik mungkin dari kertas koran bekas dapat dijadikan bahan kerajinan, seperti miniatur rumah, bingkai foto, tempat tisu, bunga kertas dan masih banyak lagi. Untuk sampah organik biasanya, dapat diolah menjadi kompos dengan menimbun sampah tersebut di dalam tanah dalam jangka waktu tertentu hingga membusuk.

Daur ulang mungkin memiliki banyak manfaat, seperti mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir, mengurangi dampak lingkungan yang terjadi akibat menumpuknya sampah di lingkungan, dapat menambah penghasilan melalui penjualan produk daur ulang yang dihasilkan, mengurangi penggunaan bahan alam untuk kebutuhan industri plastik, kertas, logam, dan lain-lain. Selain daur ulang sampah usaha yang sebaiknya kita lakukan untuk mengurangi sampah dan menjaga kelestarian lingkungan yaitu dengan reduce (mengurangi). Dapat melaui beberapa tindakan,  seperti menghindari pemakaian dan pembelian produk yang menghasilkan sampah dalam jumlah besar, mengunakan produk yang dapat di isi ualng kembali dan mengurangi penggunaan wadah sekali pakai. Atau bisa dengan reuse (pakai ulang) melalui tindakan, seperti menggunakan kembali wadah untuk fungsi yang sama dan menggunakan wadah yang dapat digunakan berulang-ulang.

Dengan melakukan pengolahan sampah seperti pemilahan sampah, proses daur ulang sampah    dan    memanfaatkannya,    diharapkan    mampu    mengurangi    masalah- masalah dimasyarakat. Sebaiknya, jangan meremehkan keberadaan sampah di sekitar, cobalah untuk lebih ramah dengan sampah daripada harus mengabaikannya atau memusuhinya. Langkah kecil, dampak besar untuk lingkungan kita. Mari kita lakukan upaya untuk mengurangi sampah dengan hal-hal positif untuk menyelamatkan lingkungan.

*) Mahasiswa Pendidikan Ekonomi

Referensi :

Wardono, T. (2013). Manajemen pengolahan sampah: Pengolahan sampah, murah, efektif, efisien dan cepat. Bakteri88.Blogspot.Com.  https://bakteri88.blogspot.com/2013/07/pengolahan-sampah-murah-efektif-efisien.html

Hikmah, N. Ruing, L.H. (2020). Sosialisasi pembuatan bank sampah dan pengelolaan sampah organik dan anorganik. Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda.

Penulis : Ivanda Fitara Fany

Editor : Miftahur Rofiah