0 0
Read Time:2 Minute, 28 Second

OPINIPIJAR.COM – Menurut kalian diet itu apa sih? sepertinya  rata-rata bakal menjawab diet itu mengurangi porsi makan, ada juga makan tanpa nasi, cukup sayur atau umbi-umbian, dll. Faktanya Diet dalam serapan kata dari bahasa Inggris yang secara harfiah berarti “makanan yang biasa dimakan”. Jika ditelisik lebih jauh lagi, sebenarnya kata “diet” berakar dari bahasa Yunani Kuno yang artinya “cara hidup”. Oleh karena itu, diet sebenarnya adalah kebiasaan makan yang menjadi gaya hidup.

Jadi  maksud dari arti ini ialah,  apabila kebiasaan makan penuh dengan makanan berlemak, bisa dibilang menjalani diet berlemak. Jika terbiasa makan makanan manis, maka menjalani diet tinggi gula. Kemudian, begitu juga yang lainnya. Barulah dalam beberapa dekade belakangan, istilah “diet” lebih populer diartikan sebagai cara atau metode membatasi porsi makanan dan memilih sumber makanan untuk mencapai tujuan tertentu, yang umumnya untuk menurunkan berat badan.

Namun, diet bukan sekedar  hanya untuk dijalani agar berat badan turun. Istilah diet kini bisa diartikan rencana pola makan termasuk rekomendasi dan pantangannya untuk mengelola kondisi tertentu. Contohnya yaitu diet Mediterania untuk penyakit jantung dan diet DASH untuk mengendalikan kolesterol dan hipertensi. Sederhananya, diet sebagai Pengaturan pola makan memiliki banyak tujuan lain, tergantung setiap individu. Satu yang pasti: diet yang sehat adalah kebiasaan makan makanan bergizi seimbang.

Kapan seseorang harus melakukannya? Sebenarnya tidak ada aturan khusus yang menetapkan waktu terbaik untuk kita mulai diet. Sebab seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, diet pada dasarnya merupakan kebiasaan makan yang menjadi gaya hidup. Kita dapat mulai mengubah kebiasaan makan  menjadi lebih baik, bahkan dari detik ini, dengan memilih makanan bernutrisi tinggi untuk mencukupi kebutuhan gizi. Dengan kata lain, kita bisa putuskan untuk menjalani diet kapan saja.

Pola makan sehat dan seimbang membantu organ tubuh bekerja efektif. Diet dalam artian ingin menurunkan berat badan  juga wajib tetap untuk  memenuhi kebutuhan gizi yang seimbang yang sudah dijelaskan. Jika zat gizi tidak bisa tercukupi dengan baik, kita akan rentan terhadap serangan penyakit, infeksi, kelelahan, bahkan imunitas tubuh akan semakin menurun.

 Bagaimana cara diet sehat? Butuh perubahan demi menunjang keberhasilan diet sehat. Baik itu pada pola makan, porsi makan, maupun jenis makanan. Jenis makanan yang bisa mendukung diet sehat di antaranya yaitu sayur-mayur, buah-buahan, daging tanpa lemak, ikan, kacang-kacangan, biji-bijian, susu rendah lemak, yogurt tawar (plain yoghurt), dan pati. Sementara itu, terdapat jenis makanan yang tidak terlalu dianjurkan dan harus batasi konsumsi selama diet. Di bawah ini daftarnya.

  1. Produk berbahan dasar gula seperti makanan tinggi gula serta minuman manis.
  2. Sumber lemak trans seperti daging berlemak, susu full cream, gorengan, fast food, margarin.
  3. Lemak jenuh seperti keju, es krim, santan, mentega, margarin.
  4. Pastikan Anda mengonsumsi beragam jenis makan dalam jumlah yang seimbang. Untuk mempermudah, Anda bisa mencoba membagi porsi dari masing-masing jenis makanan tersebut pada satu piring makan sehat.

*)Mahasiswa Luar Sekolah

REFERENSI :

(Katyusha, 2019)                                                                                                                     Katyusha, W. (2019, january 24). Semua yang Perlu Anda Tahu Seputar Diet Sehat. Retrieved from Apa yang dimaksud diet sehat ?: https://hellosehat.com/nutrisi/diet/apa-itu-diet-sehat/

Penulis : Jelita Avifah Fatoni

Editor : Miftahur Rofiah

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: