Foto : Elsy Alivia Pratiwi


PENAPIJAR.COM – Elsy Alifia Pratiwi, mahasiswi program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Jember  (UNEJ)  raih  juara  harapan 1 Ramadhan  Pop  Song  Religy Festival (18/04/21).

Jalanya perlombaan di tengah bulan puasa tidak menyurutkan semangat para kontestan Ramadhan Pop Song Religy Festival untuk mengekspresikan bakatnya. Tepatnya pada tanggal 16-17 April 2021 para kontestan sudah mulai diseleksi untuk kemudian melanjutkan langkahnya ke babak grand final pada tanggal 18 April 2021 di HSC (Hendy Siswanto Center).

Lomba menyanyi yang terbagi menjadi kategori anak-anak dan dewasa ini memang perdana diadakan di tahun 2021 oleh Komunitas Jember Voice. Akan tetapi, lomba ini sukses menarik banyak kontestan mulai mahasiswa dari berbagai universitas di Jember seperti UNEJ dan IAIN, hingga kontestan umum dari luar Jember, seperti Situbondo, Banyuwangi, dan Lumajang.

Dari sekian banyak kontestan yang turut serta meramaikan lomba ini, hanya disisihkan enam orang menuju grand final untuk memperebutkan piala bergilir Bupati Jember. Salah satunya adalah mahasiswi dari program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Jember (UNEJ), Elsy Alifia Pratiwi.

“Saya senang, namun sedihnya teman-teman saya dari Universitas Jember belum lolos ke enam besar”, ujar mahasiswi yang akrab disapa Elsy melalui pesan Whatsapp.

Mahasiswi yang juga sempat menduduki jabatan wakil ketua BEM FKIP ini memang merupakan pribadi yang aktif dalam mengikuti lomba-lomba di lingkungan internal maupun eksternal kampus. Sebelumnya ia pernah menjuarai Solo Vokal Se- Universitas Jember pada pekan seni mahasiswa, yang kemudian memberinya pengalaman mengikuti perlombaan di tingkat provinsi. Di samping itu, keseriusan pada hobinya tersebut juga ia tunjukkan dengan aktif tergabung dalam Komunitas musisi Jember dan Komunitas Jember Voice.

Kendati  demikian, bakat yang ia miliki tidak menjadikannya angkuh dan ingin menang sendiri. Elsy memiliki angan-angan yang tidak hanya untuk dirinya sendiri, tapi juga orang-orang di sekitarnya.

“Besar harapan saya untuk dapat menaungi mahasiswa-mahasiswa di FKIP yang bisa bernyanyi. Sebenarnya dulu waktu saya jadi wakil ketua BEM itu, saat ada lomba menyanyi saya ingin menggabungkan menjadi satu temen-temen yang punya bakat  menyanyi untuk mengikuti lomba-lomba menyanyi yang ada di Jember maupun luar Jember, namun itu belum terealisasikan”. lanjutnya

Bagi mahasiswi ini banyak cara mulai dari hal yang paling sederhana untuk kita mengembangkan bakat dan potensi diri kita. Seperti kita harus terbiasa agar merasa bisa, juga seperti kita harus berproses untuk sukses.

“Untuk kalian yang memiliki bakat atau potensi yang sudah ada di dalam diri kalian kembangkanlah. paling tidak kalian mampu mengekspresikannya dalam lingkup pertemanan, mengekspresikan bakat dalam lingkup pertemanan ataupun lingkup prodi ataupun lingkup fakultas bahkan lebih baik jika sudah terekpresikan dalam lingkup universitas. Karna saya yakin mahasiswa yang memiliki bakat potensi dibidang seni dan vocal itu banyak sekali  di FKIP.  Tapi  mungkin  mereka  tidak mengikuti UKM yang bisa menaungi mereka. Tidak apa-apa jika mereka tidak ingin mengikuti UKM, namun  paling  tidak  sudah  mampu  mengekspresikan  bakat dan potensi mereka itu sendiri.” tutupnya

Reporter : Dea Ozora Kamajaya

Editor : Achmad Fuji Asro