Menu

Mode Gelap
 

Puisi · 7 Feb 2022 06:22 WIB ·

Harapan dan Kenyataan


 Harapan dan Kenyataan Perbesar

Tentang harapan dan kenyataan

Kepada siapa aku harus berpegangan

Memilih untuk bertahan atau melepaskan

Harapan dan kenyataan selalu menyakitkan

 

Wahai tuan penghuni hati

Mengapa kau menghilang dan membuatku seperti ini

Sudah tak pantaskah aku menunggumu?

Atau sudah tergantikah posisiku di hatimu?

 

Mungkin engkau hanyalah objek di setiap aksaraku

Bukan rumah di mana aku bisa menyimpan kisahku

Layaknya bunga mawar yang indah namun berduri

Hanya dapat aku pandang bukan aku miliki

 

Tuan berilah aku jawaban disetiap penantian ini

Masih bisakah aku menanti atau sudah cukupkah kisah ini?

Cukup sakit menerima kenyataan

Dan cukup lelah bergantung pada harapan

 

Probolinggo, 7 Februari 2022.

Oleh : Devi Ainur Rohmah

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Perjalanan

20 September 2022 - 14:27 WIB

Serpihan Nafasku yang Pecah

25 April 2022 - 00:14 WIB

Aku, Sepi dan Hujan

13 April 2022 - 15:42 WIB

Penderitaan yang Berujung

13 April 2022 - 15:33 WIB

Negeriku Terkontaminasi

5 April 2022 - 15:24 WIB

Masa Depan

5 April 2022 - 15:23 WIB

Trending di Puisi