Menu

Mode Gelap
 

Opini · 16 Mar 2022 11:00 WIB ·

Indonesia dalam Kacamata Pemuda: Mengembalikan Cinta, Mewujudkan Cita


 Potret Pemuda. (Sumber Foto: Okezone) Perbesar

Potret Pemuda. (Sumber Foto: Okezone)

Pena Pijar, Opini – Menilik sejarah pra-kemerdekaan, dimana para pemuda dengan semangatnya yang berapi-api sangat antusias dalam mewujudkan kemerdekaan tentunya hal itu didasari oleh rasa cinta, dan cinta tersebut diaplikasikan untuk mencapai indo merdeka. Para pemuda memandang bahwa Indonesia merupakan megabiodiversitas yang pernah menjadi pusat peradaban manusia. Tak ayal jika pemuda kala itu menganggap bahwa Indonesia merupakan bangsa yang pantas untuk dimerdekakan. Dengan cinta, Indonesia dapat mencapai cita cita.

Seiring dengan berkembangnya zaman, para pemuda tak lagi menunjukkan eksistensinya dalam membangun bangsa. Pudarnya cinta ditambah dengan budaya asing yang melanda jiwa pemuda cukup membawa pengaruh yang signifikan. Tak heran jika acap kali pemuda Indonesia saat ini dijuluki sebagai Macan Asia yang tertidur. Julukan tersebut seolah mendefinisikan kondisi Indonesia saat ini, pada dasarnya kita memiliki potensi untuk menjadikan sebuah negri adidaya namun hanya segelintir orang yang mau berkarya. Pada saat pemuda tak lagi berperan, nasionalisme telah diabaikan, hanya ego dan kesenangan yang mereka utamakan, lantas dimanakah letak garuda yang sebelumnya mereka banggakan?

Untuk itu kita sebagai generasi millennial yang tumbuh di era digital, jadikan teknologi sebagai media untuk menunjukkan eksistensi Indonesia di mata dunia. Indonesia tak cukup jika hanya disebut sebagai bangsa yang luar biasa (wonderful) melainkan Indonesia adalah wonderland. Mengembalikan cinta yang sebelumnya sempat hilang adalah cara untuk melanjutkan perjuangan.

*) Mahasiswa Pendidikan Fisika

Penulis : Halimatus Sa’diyah

Editor : Miftahur Rofiah

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Perubahan Iklim dan Transisi Energi: Tanggung Jawab Kolektif dan Tantangan yang Mendesak

27 Juni 2024 - 23:50 WIB

Menimbang Risiko dan Manfaat: Penggunaan Gawai untuk Balita

27 Juni 2024 - 23:37 WIB

Benarkah Universitas Impian Menjadi Tolok Ukur Kesuksesan Mahasiswa?

23 April 2024 - 18:59 WIB

Pandai Membaca Manfaat dan Tantangan Teknologi

23 April 2024 - 18:10 WIB

Kecenderungan Perilaku Self-Harm pada Mahasiswa

29 Februari 2024 - 21:47 WIB

Menjadi Warga Bijak dengan Pemilu

13 Februari 2024 - 05:55 WIB

Trending di Opini