Menu

Mode Gelap
 

News · 22 Jan 2024 17:05 WIB ·

Paslon BEM FKIP UNEJ 2024 Gandeng Mahasiswa Melalui Orasi Terbuka Srawung Kolaboratif


 Paslon BEM FKIP UNEJ 2024 Gandeng Mahasiswa Melalui Orasi Terbuka Srawung Kolaboratif Perbesar

Pena Pijar, Berita – Pasangan calon presiden dan wakil presiden BEM FKIP 2024, Sofyan dan Nailul melakukan proses kampanye orasi terbuka “Srawung Kolaboratif” yang diselenggarakan secara bergantian pada tiap prodi. Kegiatan kampanye ini digelar secara daring melalui zoom meeting pada tanggal 18—22 Januari 2024. Seluruh mahasiswa aktif FKIP turut diundang untuk bergabung dalam kegiatan ini.

Orasi terbuka “Srawung Kolaboratif” menjadi agenda pasangan calon dalam melakukan kampanye guna memaparkan visi misi yang dibangun untuk FKIP ke depan. Harapannya dapat memperoleh kritik terkait ide atau gagasan yang akan mereka bawa dalam kepengurusan. Dalam orasi tersebut Sofyan dan Nailul memaparkan beberapa misi yang mereka gagas yakni aktualisasi forum komunikasi Ormawa FKIP yang kolaboratif, eksploitasi teknologi berkemajuan dalam kerja-kerja organisasi, rekonstruksi ruang dialog mahasiswa yang kritis dan bertanggung jawab, dan akselerasi peningkatan prestasi yang tersentral berbasis database digital.

“Isi kampanye ini bukan hanya serta-merta menyampaikan apa yang akan kami bawa, tapi kami ingin adanya masukan, kritik, dan saran yang membangun visi misi kami. Kami tidak mau ide dan gagasan ini hanya mentok pada kami dan tim kami, kami ingin seluruh mahasiswa FKIP ikut membangun visi misi yang akan kami bawa dalam kepengurusan yang akan datang,” ungkap Sofyan saat diwawancara pada Minggu (21/1/2024).

Sofyan, Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar angkatan 2021, calon presiden BEM FKIP 2024 menjelaskan bahwas keyakinannya mencalonkan diri berangkat dari kurangnya peran BEM pada periode sebelumnya dan ingin mengembalikan jati diri BEM FKIP.

“BEM ini merupakan organisasi yang seharusnya memiliki citra wibawa dan stimulator kolaborasi berkelanjutan dengan atmosfer kekeluargaan yang diciptakannya. Harapan kami, BEM FKIP Unej di kepengurusan 2024 ini bisa mengembalikan jati dirinya sebagai inisiator kolaboratif di tataran Ormawa fakultas. Di samping itu, BEM FKIP Unej harus mengupayakan segala hal yang diresahkan oleh mahasiswa dalam menjembatani kebutuhan mahasiswa dengan birokrasi,” lanjutnya.

Sofyan juga menyampaikan bahwa visi misi yang mereka bawa merupakan hasil evaluasi yang sudah mereka dapatkan selama kepengurusan 2023. Mereka juga berpandangan bahwa visi misi yang mereka bawa tidak dapat dipastikan akan diterima oleh semua kalangan mahasiswa FKIP dengan kapasitas berpikir yang berbeda-beda.

“Tidak semua kemudian saya pukul rata, semua mahasiswa memiliki kapasitas berpikir yang berbeda-beda, sehingga tidak semua dapat menerima visi misi yang kami bawa,” tegasnya.

Calon presiden BEM FKIP 2024 juga berpandangan bahwa fokus kepengurusan 2023 lebih ke arah eksistensi eksternal BEM FKIP Unej yang perlu disadari bahwa itu bukan merupakan hal yang buruk.

Penulis : Rofiatul Hasanah

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Aliansi Mahasiswa Unej Lakukan Tuntutan Kritis Pemilu 2024

6 Februari 2024 - 11:47 WIB

Kementrian Agama Mewajibkan Pedagang Kaki Lima hingga UMKM Bersertifikat Halal

2 Februari 2024 - 20:53 WIB

Sukses! Orasi Terbuka KPUM BEM FKIP Unej 2024 Menarik Perhatian Mahasiswa

24 Januari 2024 - 13:34 WIB

Melangkah Lebih Maju: 3 Program Unggulan Paslon Nomor 1 BEM FKIP Unej untuk FKIP Lebih Baik

23 Januari 2024 - 19:59 WIB

HMP Golden Age: Sukses Satukan 3 Negara Dalam 1 Forum

30 September 2023 - 09:14 WIB

Mahasiswa UNEJ Ciptakan Produk Penghalau Nyamuk

27 September 2023 - 15:16 WIB

Trending di Health