0 0
Read Time:46 Second

Dengan lafadz Tuhan,

kaki ini berani untuk melangkah,

raga ini berani untuk beranjak,

kepala ini berani untuk tegak,

rasa ini berani untuk tegar,

meninggalkan surganya kehidupan dan tenteramnya zona nyaman

 

Dengan memohon ampunan Tuhan,

atas segala silap dan kedurhakaan,

penguasa wilayah tega mengumbar bangkai kepadaku, si manusia baru

Tanpa belas, dept collector bis menyayat hati dan tak hiraukan nasibku

Hati hanya dapat mengucap maaf pada ibu maupun bapak,

mengeluarkan peluh untuk beberapa lembar kertas,

kemudian dihabiskan anak mereka yang bergaya kelas atas

Tak waras!

 

Dengan mengunggah pujian kepada Tuhan,

telapak kaki menyentuh bukan tanah kelahiranku

Menanti sebuah harapan,

berujung mengisi kelaparan

Panggilan Tuhan saling beradu dari segala arah

Bergegas menuju salah satunya,

untuk sekedar berdiri dengan banyak pengharapan,

untuk kebaikan hidup di negeri orang

 

Dengan menyebut nama Tuhan,

aku harus rela pergi dan kembali

Mengemas barang membunuh sakit,

berpamitan dengan manusia di sekeliling,

berjabat tangan dengan menundukkan kepala,

aku pamit

 

Karya : Sofyan

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: