Menu

Mode Gelap
 

Straight News · 13 Jul 2019 22:48 WIB ·

Prestasi Mahasiswa FKIP Universitas Jember di tengah Era Industri 4.0


 Prestasi Mahasiswa FKIP Universitas Jember di tengah Era Industri 4.0 Perbesar

ESA FKIP – Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menyelenggarakan Asian Youth Interfaith yakni kegiatan yang mempertemukan perwakilan pemuda se-Asean dalam rangka memperkenalkan toleransi dan perdamaian. Asian Youth Interfaith dilaksanakan di dua tempat, Jakarta dan Lombok, tanggal 7-11 Juli 2019. Nabila Nilna Ghina merupakan pemuda dari mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Jember menjadi delegasi Indonesia bersama 20 pemuda Indonesia lainnya.

“Acara ini sebagai ajang promosi toleransi keberagaman di Indonesia, juga ajang memperkenalkan budaya. Acara ini juga sebagai bentuk support pemerintah terhadap pemuda Indonesia sebagai pemegang peran penting dalam hal mengajarkan toleransi dalam segala hal. seperti dalam paham radikalisme dan ekstrimis yang membuat khawatir seluruh masyarakat dunia,” tutur Nabila.

Secara konsepsional toleransi relevan dengan kemanusiaan. Di tengah era teknologi yang semakin maju dengan ditandai transparansi informasi di segala bidang, kemanusiaan menjadi sebuah paradigma berpikir yang mengedepankan warisan ke generasi selanjutnya, sehingga terjadi keseimbangan kecerdasan teknologi dengan kemanusiaan. Paradigma kemanusiaan juga disebutkan dalam pancasila ‘kemanusiaan yang adil dan beradab’. Apabila ditelisik lebih jauh, toleransi keberagaman merupakan turunan dari ideologi sila kedua pancasila.

“Dalam kegiatan tersebut, kita dikenalkan dengan berbagai simbol agama, seperti masjid, gereja dan kuil. Diperlihatkan bagaimana keharmonisan umat beragama, yang saling membantu satu sama lain. Juga kita berdialog terkait keberagaman dengan 6 pemuda sebagai representatif agama di Indonesia dan juga ada talkshow untuk mempererat persaudaraan dari Tuan Guru Hasan, NTB. Acara ini juga sangat sesuai dengan nilai-nilai pancasila. Semoga kegiatan ini lebih membawa pesan perdamaian ke seluruh penjuru dunia, sehingga tidak ada lagi kekhawatiran” Ujarnya, sehingga acara tersebut yang mempertemukan delegasi se-Asean benar-benar belajar untuk menerima perbedaan yang muaranya keharmonisan, perdamaian dan toleransi dalam masyarakat.

Penulis: Ihsan

Editor: Lhatif

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemilih Cerdas, Kunci Keberhasilan Pemilu 2024

10 November 2022 - 17:26 WIB

Mahasiswa FKIP Unej Keluhkan Fasilitas Kampus yang Tak Memadai

12 Oktober 2022 - 20:01 WIB

BEM FKIP Unej Dipersulit Adakan PPMB, Wadek III: Alihkan Dana Proker BEM dan BPM Saja!

12 Oktober 2022 - 19:49 WIB

HMPS PGSD Gandeng SD Labschool FKIP Unej Peringati Hari Kemerdekaan RI

7 September 2022 - 15:54 WIB

Tolak Kenaikan BBM, Cipayung Plus Jember Geruduk Gedung DPRD

7 September 2022 - 02:24 WIB

AC Ruangan Mati, Mahasiwa Baru Pingsan Saat Materi PKKMB

17 Agustus 2022 - 05:34 WIB

Trending di Straight News