Menu

Mode Gelap
 

Puisi · 25 Apr 2022 00:14 WIB ·

Serpihan Nafasku yang Pecah


 (Sumber Foto: human intiative) Perbesar

(Sumber Foto: human intiative)

Pena Pijar, Puisi – Detik tak bergeming lagi dalam sunyi

Menambah senyap dalam hati

Memulai cerita baru dalam diri

Menghadirkan rasa bahagia jiwa ini

 

Hanya senyuman sebagai jembatan

Kita saling memahami dalam pikiran

Tanpa berpikir akan berakhir dengan singkat

Bahkan pikiran kita tak terjangkau ke sana

 

Perlahan, waktu mencoba untuk menyelinap pergi

Meninggalkan banyak coretan dan senyuman di sini

Entah kemana, detik itu sulit dihadirkan lagi

Waktu tetap tak bergeming pada keheningan ini

 

Aku lelah mengejar suara perdetik yang kita butuhkan

Biarkan saja waktu membawa banyak cerita

Aku tetap mengingatmu dalam hening malam

Terima kasih untuk waktu yang lama

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Perjalanan

20 September 2022 - 14:27 WIB

Aku, Sepi dan Hujan

13 April 2022 - 15:42 WIB

Penderitaan yang Berujung

13 April 2022 - 15:33 WIB

Negeriku Terkontaminasi

5 April 2022 - 15:24 WIB

Masa Depan

5 April 2022 - 15:23 WIB

Kesempatan

31 Maret 2022 - 15:57 WIB

Trending di Puisi