Foto : Seluruh peserta bersemangat menerima materi saat pelatihan KTI Kesejarahan


PENAPIJAR.COM – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Pendidikan Sejarah sukses gelar webinar nasional penulisan karya tulis ilmiah kesejarahan bertajuk “Sukses dalam Penulisan Karya Tulis Ilmiah Kesejarahan di Era Digital” melalui aplikasi zoom meeting pada Hari Senin (5/07/2021).

Webinar ini menghadirkan dua pembicara yang sangat luar biasa yaitu Bapak Faizin Adi Permana seorang Freelance Journalism dan Bapak Robit Nurul Jamil, S.Pd.,M.Pd. seorang dosen baru di Prodi Pendidikan Sejarah. Serta dihadiri oleh kalangan dosen, mahasiswa, sejarawan, dan jurnalis.

Bapak Drs.Marjono, M.Hum selaku dosen Prodi Pendidikan Sejarah berharap kegiatan ini dapat menambah kompetensi mahasiswa pendidikan sejarah dalam hal kepenulisan kesejarahan dan berguna untuk keperluan akademik nantinya.

“Harapannya kepada seluruh mahasiswa agar bisa menggunakan pelatihan ini sebaik mungkin untuk keperluan akademik nantinya.”

Meskipun seminar nasional ini dilaksanakan secara online, tidak menyurutkan antusiasme peserta untuk mengikuti seminar mengingat topik yang dibahas sangat penting.

Urgensi mengenai pentingnya kepenulisan bagi mahasiswa pendidikan sejarah merupakan alasan utama HMP KELAMAS melaksanakan webinar penulisan karya tulis ilmiah kesejarahan seperti yang dipaparkan oleh Hasan Fauzi selaku ketua himpunan berikut ini.

“Mengapa kok perlu melaksanakan (program ini) karena melihat urgensi dari pentingnya kepenulisan apalagi orang-orang sejarah notabenenya larinya kepada sektor kepenulisan sejarah, baik itu sejarah lokal, sejarah nasional, dan lain-lain. Selain memahami etika ataupun tata cara menulis, pada pemaparan materi dijelaskan pula pentingnya penulisan ini memiliki sebuah metode atau sebuah teknik-tenik tertentu apalagi dalam mengungkap fakta-fakta sejarah lokal maupun sejarah modern. Maka penulisan ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kemampuan kreatifitas mahasiswa dalam segi kepenulisan juga sebagai peningkatan daya mutu saing. Sehingga teman-teman sejarah ini memiliki daya saing tinggi.”

Hasan juga mengemukakan tujuan diadakannya kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan mutu mahasiswa pendidikan sejarah dalam bidang kepenulisan dan jurnalistik kesejarahan.

Pada era yang serba digital seperti saat ini, banyak sekali informasi yang dapat diakses dengan mudah dari berbagai sumber khususnya sumber digital. Untuk memilih sumber bacaan yang tepat dari media digital, Bapak Faizin telah menjelaskan mengenai dua cara dalam memilih sumber bacaan yang tepat dari media digital yaitu secara subjektif dan objektif. Secara subjektif yaitu dengan melihat bagaimana ideologi dari penulis. Sedangkan secara objektif yaitu dengan melihat sejauh mana penulis berkompeten pada bidang tersebut, khususnya sejarah.

“Secara subjektif yaitu dengan melihat bagaimana ideologi penulis. Secara objektif yaitu apakah penulis kompeten di bidangnya, khususnya sejarah. Meskipun penulis bukan berlatar belakang sejarah tapi kalau tulisannya masuk akal ya tidak apa-apa.”

Terdapat beberapa poin penting berdasarkan pemaparan materi yang disampaikan oleh Bapak Faizin terkait kiat-kiat dalam menulis bagi penulis. Seorang penulis dapat memperkaya diksi, memperkaya isu, membiasakan diri membaca opini, membiasakan diri latihan menulis, dan dapat menyampaikan gagasan ke publik karena akan menambah kepuasan tersendiri bagi penulis.

Menurut dosen muda pendidikan sejarah, Bapak Robit, penulisan karya tulis ilmiah modern tidak hanya berkaitan dengan waktu saja, akan tetapi juga nilainya.

“Karya tulis ilmiah modern ini tidak hanya berkaitan dengan waktu saja, akan tetapi juga nilai yang terkandung di dalamnya. Bagaimana kita dapat menyajikan peristiwa sejarah pada zaman dahulu di masa sekarang dengan cara yang baru dan menyenangkan sehingga orang akan senang belajar sejarah,” ujar Bapak Robit.

Menurut Bapak Robit, tema yang menarik adalah tema yang mampu memberi efek bagi keilmuan.

Tema tersebut kemudian dikembangkan menjadi karya-karya modern yang kreatif dan inovatif bagi pembelajaran sejarah.

“Jaman sekarang kita ini terbentuk dengan peratuan pemerintah untuk memiliki naskah publikasi. Seharusnya kita bisa membuat sejarah lebih menarik lagi dengan karya-karya modern,” jelas Bapak Robit.

Setelah diadakannya webinar kepenulisan ini, diharapkan materi yang telah didapat dari webinar ini dapat bermanfaat untuk menunjang skill menulis mahasiswa tentang kesejarahan.

“Outputnya diharapkan peserta memiliki kemampuan menulis LKTI kesejarahan dan bisa bermanfaat tidak hanya pada perkuliahan juga bermanfaat pada arah kontestasi perlombaan LKTI kesejarahan yang notabene masih sedikit yang mengadakan,” terang Hasan selaku ketua HMP KELAMAS.

Keberlanjutan dari webinar ini yaitu nantinya HMP KELAMAS akan mengadakan lomba LKTI kesejarahan nasional yang diagendakan pada bulan September hingga Oktober.

Penulis : Merisa

Editor : Achmad Fuji Asro